Di Mana Letak Bendera Pertama Indonesia? Ini Sejarah Lengkap Sang Saka Merah Putih
Bendera Merah Putih merupakan simbol kemerdekaan dan identitas bangsa Indonesia. Namun, tidak banyak orang yang mengetahui secara pasti di mana letak bendera pertama Indonesia, bagaimana sejarah pengibarannya, serta di mana bendera tersebut disimpan hingga saat ini.
Bendera pertama Indonesia bukan sekadar kain merah dan putih, melainkan saksi bisu lahirnya sebuah bangsa yang merdeka. Artikel ini akan membahas secara lengkap sejarah bendera pertama Indonesia, lokasi pengibaran pertamanya, siapa yang menjahitnya, hingga keberadaan bendera tersebut saat ini.
Apa yang Dimaksud dengan Bendera Pertama Indonesia?
Bendera pertama Indonesia dikenal dengan nama Sang Saka Merah Putih, yaitu bendera Merah Putih yang pertama kali dikibarkan pada saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Bendera inilah yang secara resmi menjadi simbol lahirnya negara Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat, sehingga memiliki nilai sejarah dan emosional yang sangat tinggi.
Di Mana Bendera Pertama Indonesia Dikibarkan?
Lokasi Pengibaran Pertama
Bendera pertama Indonesia dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945 di:
Jalan Pegangsaan Timur No. 56
Lokasi ini merupakan kediaman Soekarno, yang saat itu menjabat sebagai tokoh utama dalam peristiwa proklamasi.



Di halaman rumah inilah, setelah teks proklamasi dibacakan, Sang Saka Merah Putih dikibarkan untuk pertama kalinya di hadapan rakyat Indonesia.
Siapa yang Menjahit Bendera Pertama Indonesia?
Bendera pertama Indonesia dijahit oleh Fatmawati, istri dari Soekarno, yang kelak menjadi Ibu Negara pertama Indonesia.
Beberapa fakta penting tentang bendera ini:
- Dijahit secara manual menggunakan mesin jahit sederhana
- Dibuat dari kain katun biasa
- Dikerjakan beberapa hari sebelum proklamasi
- Dijahit dengan penuh kehati-hatian karena keterbatasan bahan pada masa pendudukan Jepang
Fatmawati menjahit bendera tersebut tanpa mengetahui bahwa hasil karyanya akan menjadi simbol nasional yang sangat bersejarah.
Proses Pengibaran Bendera Bersejarah
Pengibaran Sang Saka Merah Putih dilakukan secara sederhana, tanpa upacara militer yang megah. Beberapa tokoh pemuda berperan penting dalam proses ini.
Bendera dikibarkan oleh:
- Latief Hendraningrat
- Suhud
Pengibaran dilakukan tepat setelah pembacaan teks proklamasi, disertai dengan lagu “Indonesia Raya” yang dinyanyikan secara spontan oleh para hadirin.
Momen ini menandai secara simbolis lahirnya Indonesia sebagai negara merdeka.
Ke Mana Bendera Pertama Indonesia Sekarang?



Setelah dikibarkan pada 17 Agustus 1945, Sang Saka Merah Putih tidak langsung disimpan di museum. Bendera tersebut:
- Terus dikibarkan setiap peringatan kemerdekaan hingga tahun 1968
- Mulai rapuh karena faktor usia dan cuaca
- Akhirnya digantikan dengan duplikat resmi demi pelestarian
Lokasi Penyimpanan Saat Ini
Saat ini, bendera pertama Indonesia disimpan dan dirawat secara khusus di kawasan:
Monumen Nasional (Monas), Jakarta
Bendera tersebut ditempatkan di ruang khusus dengan pengamanan dan pengaturan suhu tertentu agar tidak semakin rusak. Untuk keperluan upacara, digunakan replika yang dibuat menyerupai Sang Saka Merah Putih asli.
Mengapa Bendera Asli Tidak Lagi Dikibarkan?
Keputusan untuk tidak lagi mengibarkan bendera asli didasarkan pada:
- Kondisi kain yang sudah sangat rapuh
- Usia bendera yang sudah puluhan tahun
- Nilai sejarah yang sangat tinggi
- Kebutuhan pelestarian jangka panjang
Langkah ini diambil agar generasi mendatang tetap bisa melihat dan mempelajari bendera asli kemerdekaan Indonesia.
Makna Historis Letak Bendera Pertama Indonesia
Letak bendera pertama Indonesia memiliki makna simbolis yang sangat kuat:
- Pegangsaan Timur 56 melambangkan awal kemerdekaan
- Sang Saka Merah Putih melambangkan kedaulatan bangsa
- Penyimpanan di Monas melambangkan penghormatan nasional
Lokasi-lokasi ini menjadi bagian penting dari sejarah nasional Indonesia dan sering dijadikan tujuan edukasi sejarah.
Fakta Menarik tentang Bendera Pertama Indonesia
Beberapa fakta menarik yang jarang diketahui:
- Ukuran bendera asli berbeda dengan standar bendera saat ini
- Warna merah pada bendera asli kini tampak lebih pudar
- Jahitan pada bendera masih asli buatan tangan
- Bendera pernah diselamatkan dari upaya penyitaan oleh penjajah
Fakta-fakta ini menambah nilai historis Sang Saka Merah Putih sebagai simbol perjuangan.
Perbedaan Sang Saka Merah Putih Asli dan Replikanya
| Aspek | Bendera Asli | Bendera Replika |
|---|---|---|
| Bahan | Katun | Kain modern |
| Usia | Sejak 1945 | Dibuat ulang |
| Penggunaan | Disimpan | Upacara kenegaraan |
| Kondisi | Rapuh | Sangat baik |
Perbedaan ini menunjukkan pentingnya konservasi benda bersejarah.
Kesimpulan
Bendera pertama Indonesia, Sang Saka Merah Putih, pertama kali dikibarkan pada 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta, sebagai bagian dari peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Bendera ini dijahit oleh Fatmawati dan dikibarkan sebagai simbol lahirnya bangsa Indonesia yang merdeka.
Saat ini, bendera asli disimpan dan dirawat di Monumen Nasional demi menjaga nilai sejarahnya. Mengetahui di mana letak bendera pertama Indonesia bukan hanya soal lokasi, tetapi juga tentang memahami perjuangan, pengorbanan, dan semangat kemerdekaan yang menjadi fondasi bangsa ini.